Tanya-jawab
Yang sering ditanya.
Nggak ketemu jawabannya? Email [email protected].
Soal HBF
Happy Broken Family itu apa?
Komunitas cerita keluarga Indonesia — adopsi, perceraian, perselingkuhan, mertua, kekerasan, keluarga yang hilang, dan pengakuan yang nggak pernah berani diucapkan. Dikelola oleh PT Jenaka Sumber Rejeki (JSR). Gratis.
Kenapa harus 18+?
Banyak cerita di sini berat: kekerasan, perselingkuhan, kehilangan. Kami juga meminta persetujuan hak cipta saat kamu menerbitkan cerita, dan itu butuh orang dewasa secara hukum.
Perlu bikin akun?
Nggak. Untuk kirim cerita atau pengajuan Cari Keluarga kamu cukup isi nama, email atau Instagram (salah satu), dan tanggal lahir — supaya kami bisa kabari kamu dan memastikan kamu 18+. Pengakuan bahkan bisa tanpa data sama sekali.
Apa bedanya cerita dan pengakuan?
Cerita = tulisan panjang, dikurasi admin, bisa tampil pakai nama atau anonim. Pengakuan = maksimal 500 karakter, anonim (boleh ninggalin nama kalau mau), tetap dicek sebelum tayang.
Apa itu "peluk"?
Cara bilang "aku baca, aku ngerti" tanpa harus komentar. Satu peluk per orang per cerita. Nggak ada tombol dislike — sengaja.
Menulis & privasi
Ceritaku jadi milik siapa?
Tetap milikmu. Kamu memberi HBF izin non-eksklusif untuk menampilkannya di situs, media sosial resmi, newsletter, dan kartu kutipan. Adaptasi komersial (video, podcast, buku) butuh perjanjian terpisah dengan bagi hasil minimum 20% untukmu. Detail di halaman Syarat & Ketentuan.
Bisa anonim?
Bisa. Saat menerbitkan kamu pilih: nama asli, alias, atau anonim. Untuk pengakuan, selalu anonim — kami cuma simpan hash IP untuk membatasi spam, dan itu nggak bisa dipakai untuk mengenali kamu.
Aku menyebut orang lain di ceritaku. Boleh?
Boleh, selama bukan nama asli mereka (atau kamu punya izin tertulis), dan nggak membuka alamat/nomor/foto mereka. Cerita yang membuka identitas orang lain kami tolak.
Berapa lama sampai ceritaku tayang?
Biasanya 24–48 jam. Admin membaca semuanya sebelum tayang. Kalau ditolak, kamu dapat catatan dan bisa mengedit lalu mengirim ulang dari dashboard.
Apa yang dilakukan AI di HBF?
Satu hal saja, dan itu buat bantu admin: memberi skor awal pengakuan yang masuk supaya antrian bisa diprioritaskan. Ceritamu nggak disentuh AI (nggak ada fitur tulis-ulang atau rapikan otomatis) dan fotomu nggak dianalisis AI — admin yang lihat sendiri. AI nggak pernah menerbitkan atau menolak apa pun sendirian.
Bisa hapus cerita atau dataku?
Bisa. Email [email protected] dari alamat yang kamu pakai saat mengirim (atau DM dari Instagram yang sama), sebutkan judul ceritanya. Kami proses maksimal 7 hari: cerita diturunkan, atau tetap tayang sebagai anonim — kamu yang pilih. Salinan datamu dalam format JSON juga bisa diminta lewat email.
Foto yang aku unggah aman?
Metadata (lokasi GPS, tipe HP) dihapus sebelum diunggah. Foto disimpan di bucket privat dan cuma tampil di halaman ceritamu. Wajah anak kami blur.
Komunitas & bantuan
Gimana cara gabung grup WhatsApp?
Klik "Gabung WhatsApp" di beranda, isi nama panggilan, nomor, dan kota (email/Instagram opsional). Nggak perlu akun. Ada subgrup per kota dan per tema. Aturannya sederhana: apa yang diceritakan di grup, tinggal di grup.
Aku baca sesuatu yang bermasalah. Harus gimana?
Klik Laporkan — ada di setiap cerita (menu Bagikan), pengakuan, dan komentar. Laporan rahasia dan dicek maksimal 1×24 jam pada hari kerja.
Aku atau orang yang kukenal sedang dalam bahaya.
Jangan tunggu HBF. Hubungi Into The Light (WhatsApp 119 ext. 8), Halo Kemkes 1500-567, atau nomor lain di halaman Krisis. HBF bukan layanan konseling.
Cari Keluarga itu gimana kerjanya?
Kamu isi form 5 langkah (siapa yang dicari, kapan terpisah, cara kontak). Admin memeriksa, lalu halaman pencarian tayang. Petunjuk dari pembaca diteruskan lewat admin — kontakmu nggak dibuka ke publik kecuali kamu memilih begitu. Jangan pernah mengirim uang ke siapa pun yang mengaku punya informasi.
Mau kerja sama, liputan, atau adaptasi cerita?
Email [email protected]. Untuk adaptasi, kami selalu minta izin penulisnya dulu.
